Ketika kita ditanya tentang kesedihan apa yang paling besar dalam hidup ini?tentu masing masing individu memiliki jawaban yang berbeda beda.
Atau apa memang kita tak pernah bersedih alias cuek alias happy happy aja bahkan selalu dibuat seolah happy?
Tapi sebetulnya apa kesedihan yang paling besar itu?
Yaitu Ketika engkau tahu bahwa surga Allah Ta’ala seluas langit dan bumi, Tapi engkau tak dapat tempat sedikitpun disana?
Yaa…engkau tak dapat tempat sedikitpun disana walau sekedar satu jengkal, bahkan untuk numpang barang sedetik tak ada, lalu bagaimana ini?
Kesedihan memuncak menjadi jerit tangis penderitaan abadi tak kuasa mampu menebusnya walau sesaat untuk hidup kembali dalam ketaatan.
Inilah diantara ayat Allah Ta’ala yang mulia yang menggambarkan betapa sebuah penyesalan yang tak mampu ditebus,
Allah Ta’ala, berfirman:
وَأَنْفِقُوا مِنْ مَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِىَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَآ أَخَّرْتَنِىٓ إِلٰىٓ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِّنَ الصّٰلِحِينَ
“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.”
(QS. Al-Munafiqun 63: Ayat 10)
وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَآءَ أَجَلُهَا ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ
“Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan.”
(QS. Al-Munafiqun 63: Ayat 11)
Satu rasa yang tidak ada lagi gunanya pada hari kematian, dan hari kiamat. Penyesalan memang selalu datang belakangan. Apakah itu bisa berguna … pada hari setiap orang hanya bisa menuai, tak lagi mampu menanam?
Yang tinggal adalah kata kata andai…andaikan dulu begini dan begitu, sebuah angan angan kosong membeli impian.
Andaikan …dahulu kami taat kepada Allah dan RasulNya,
Allah Ta’ala berfirman:
يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِى النَّارِ يَقُولُونَ يٰلَيْتَنَآ أَطَعْنَا اللَّهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولَا۠
“Pada hari (ketika) wajah mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata, Wahai, kiranya andaikan dahulu kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul.”
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 66)
Andaikan …kitabku ini tidak diberikan kepadaku, yaitu kitab catatan keburukan,
Allah Ta’ala, berfirman:
وَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتٰبَهُۥ بِشِمَالِهِۦ فَيَقُولُ يٰلَيْتَنِى لَمْ أُوتَ كِتٰبِيَهْ
“Dan adapun orang yang kitabnya diberikan di tangan kirinya, maka dia berkata, Alangkah baiknya andaikan jika kitabku (ini) tidak diberikan kepadaku.”
(QS. Al-Haqqah 69: Ayat 25)
Dan banyak lagi ayat yang mengisahkan tentang kalimat angan angan yaitu andaikan didalam AlQuran, ini memberi isyarat bahwa tidak adalagi guna sesuatu apapun setelah ajal tiba termasuk datangnya hari kiamat.
Itulah sederet penyesalan pada hari akhir. Yang tidak mampu membuat waktu berjalan mundur. Yang sudah terlambat.
Mari berubah, sebelum penyesalan tidak lagi berguna.
عن ابن عمر رضي الله عنهما قال : أخذ رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم بمنكبي فقال : كن في الدنيا كأنك غريب أو عابر سبيل ] وكان ابن عمر رضي الله تعالى عنهما يقول : إذا أمسيت فلا تنتظر الصباح وإذا أصبحت فلا تنتظر المساء وخذ من صحتك لمرضك ومن حياتك لموتك رواه البخاري
Diriwayatkan dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma; beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memegang pundakku seraya bersabda, “Jadilah – di dunia ini – layaknya orang asing atau pengembara.”
Lalu Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Jika engkau berada pada waktu sore maka jangan menunggu hingga pagi, dan jika engkau berada pada waktu pagi maka jangan menunggu hingga sore. Manfaatkan masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu. Manfaatkan masa hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Al-Bukhari)
Semoga Allah Ta’ala memberikan taufik hidayah kepada kita semua untuk segera merubah pola hidup yang tadinya jauh dari ketaatan menuju ketaatan sehingga insyaAllah akan bahagia sejahtera nan abadi yaitu di surgaNya kelak, dengan amal nyata yang ditunaikan sehingga tidak ada kata kata penyesalan yang membuat kesedihan.
Wallahu a’lam
#AbuMiQdam/AkhlaqMulia#
